Tingkatkan Kepercayaan Konsumen, Jabar Kini Miliki 12 Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS)
KOTA BANDUNG - Ketersediaan Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS) di Jabar Barat semakin bertambah dengan ditetapkannya tiga zona baru, yakni di Kantin Gedung Sate, Kantin Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bandung dan kawasan kuliner Masjid At-Thohir Depok. Dengan demikian, jumlah Zona KHAS di Jabar saat ini menjadi 12 zona.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan, penetapan Zona KHAS merupakan upaya untuk menghadirkan kuliner yang memenuhi standar halal, aman, dan sehat. Upaya itu dimulai dari pemilihan bahan yang digunakan, pengolahan hingga penyajian kepada konsumen.
Untuk mewujudkannya, para pelaku UMKM di kawasan Zona KHAS harus memenuhi syarat sertifikasi, yakni sertifikasi halal dan sertifikasi aman dan sehat.
"Zona KHAS bukan sekedar label halal. Zona KHAS menjadi standar baru untuk memastikan halal produknya, aman pangannya, sehat pengolahannya, bersih lingkungannya, baik pelayanan dan berdaya pelaku usahanya," kata Erwan dalam acara peresmian Zona KHAS di Kantin Gedung Sate, Senin (31/8/2026).
Zona KHAS dapat diterapkan di sekolah, perkantoran, madrasah, pesantren, pusat belanja dan ruang publik.
Kantin Gedung Sate menjadi representasi Zona KHAS di perkantoran. Sementara, Kantin MAN 1 Kota Bandung merupakan Zona KHAS di kawasan pendidikan. Kawasan kuliner Masjid At-Thohir Depok merupakan representatif Zona KHAS di destinasi pariwisata ramah Muslim.
Zona KHAS, lanjut Erwan, diharapkan meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, dapat mendukung pariwisata ramah Muslim.
Zona KHAS merupakan hasil kolaborasi antara Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Kementerian Kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, dan pemerintah daerah.
HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat
Adi Komar